Saturday, December 24, 2016
Cara Mengatasi BootLoop Android Setelah ROOT
Cara Mengatasi BootLoop Android Setelah ROOT

ngguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file dan data yang ada pada sistem Android, seperti contohnya jika kita ingin menghapus aplikasi bawaan dari pabrik. Dalam melakukan Rooting memang perlu berhati-hati karena terdapat resiko yang terjadi. Oleh karena itu, sebaiknya Backup dulu data-data pada ponsel Android sebelum melakukan Rooting.
Jika sobat mengerti, jadi Bootloop disini juga merupakan salah satu problem resiko daripada Rooting! Saat dalam keadaan Rooting, alangkah baiknya jangan mematikan ataupun me-reboot ponsel Android sebelum di UnRoot kembali. Tadi aku udah bilang yaa sobat! Kalo disini aku hanya bagi-bagi pengalaman ajaa! Karena Aku sendiri sudah pernah mengalami masalah seperti ini! Kalo seandainya cara ini tidak berhasil, mohon maaf yaa sobat! Yaph, langsung ajaa!
Pertama, download USB Driver 1.0948.0 disini dan SuperOneClick 2.3.3-ShortFuse disini
Kedua, extract lalu install USB Driver 1.0948.0 kemudian jalankan SuperOneClick 2.3.3-ShortFuse.
Ketiga, hubungkan kabel data USB dari ponsel Android ke komputer.
Keempat, hidupkan ponsel Android meskipun dalam keadaan Bootloop. Lalu, klik UnRoot pada aplikasi SuperOneClick 2.3.3-ShortFuse. Tunggu sekitar 5 menit!
Kelima, perhatikan pada ponsel Android! Jika cara ini berhasil Launcher Android akan ditampilkan.
Ni Pengalaman Ane Juga Sama Dengan Blogger yang lain mereka juga ngalamin Yng Berginian
Terima Kasih. Semoga Bermanfaat!
Available link for download